METRO – Turnamen Gaple PWI Kota Metro Cup II resmi berakhir dengan penuh kemeriahan. Gelaran yang diadakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Metro dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-80 berjalan sukses dan lancar, sekaligus menorehkan catatan menarik. Grup Pandawa 5 dari Kota Metro tampil dominan dengan memborong seluruh gelar juara.
Berdasarkan hasil akhir, Juara 1 diraih oleh BGP5, Juara 2 ditempati JimyP5, Juara 3 diraih David, serta Juara 4 disabet M. Zen. Keempatnya merupakan anggota Pandawa 5 Kota Metro, yang sejak awal memang tampil konsisten dan solid dalam setiap babak pertandingan.
Ketua Pelaksana, Ade Gunawan Yuliarto, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya turnamen tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwartawan, masyarakat, dan komunitas gaple di Kota Metro.
“Alhamdulillah, turnamen berjalan dengan lancar. Selamat kepada para juara, terutama Pandawa 5 yang benar-benar mendominasi. Semoga turnamen ini bisa terus berlanjut dan semakin semarak di tahun-tahun mendatang,” kata Ade Gunawan.
Sementara itu, Ketua PWI Kota Metro, Rino Panduwinata, mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen. Ia menegaskan bahwa PWI akan selalu terbuka untuk menggelar kegiatan positif yang melibatkan masyarakat.
“Kami ingin PWI hadir di tengah masyarakat, tidak hanya lewat pemberitaan, tapi juga melalui kegiatan yang bisa mempererat kebersamaan. Gaple ini salah satu contohnya, selain melestarikan permainan tradisional, juga jadi wadah silaturahmi,” ujar Rino.
Dari sisi peserta, kemenangan Pandawa 5 menjadi kebanggaan tersendiri. BGP5, Juara 1, mengaku tidak menyangka bisa menjuarai turnamen karena persaingan berlangsung ketat.
“Rasanya luar biasa bisa juara. Lawan-lawannya tangguh, tapi berkat kekompakan dan strategi, kami bisa meraih hasil terbaik. Semoga tahun depan lebih meriah lagi,” ungkapnya.
Turnamen Gaple PWI Kota Metro Cup II ini kembali menegaskan bahwa permainan tradisional tetap memiliki tempat di hati masyarakat. Selain menghibur, kegiatan ini juga mampu menjadi perekat sosial lintas usia dan profesi di Kota Metro. (*)



